HOW TO SURVIVE BAND CAMP

Band Camp adalah salah satu program latihan yang dibutuhkan untuk mengejar target. Band Camp biasanya dilakukan selama tiga hari atau lebih. Saat Band Camp, tubuh dan pikiran akan terasa sangat lelah, namun tuntutan akan target membuat kita tidak boleh kalah dengan rasa lelah kita. Berikut adalah cara untuk membuat dirimu nyaman ketika Band Camp:

Menggunakan pakaian yang nyaman

Pastikan pakaian yang kamu pakai tidak gerah dan membuatmu bebas bergerak. Jangan lupa untuk membawa pakaian ganti. Mungkin saja akan terjadi hujan atau visualmu membuatmu berguling di lumpur, tentu tidak akan nyaman jika memakai pakaian yang sama di sisa hari tersebut.

Membawa botol minum

Akan lebih efektif jika masing-masing membawa botol minum. Agar tidak harus menunggu lama bergantian dengan yang lain ataupun tertular flu dari yang lain.

Membawa cemilan

Minum susu sebelum tidur dan membawa snack favoritmu untuk dimakan ketika sarapan akan membuat kita lebih segar.

Tepat waktu

Tepat waktu untuk makan, tepat waktu ketika peregangan, tepat waktu di lapangan akan membuat jam latihan lebih efektif dan membantu mempercepat pencapaian target.

 

Do your best

Melakukan dengan asal-asalan hanya akan merugikan kamu, temanmu, programmu, dan timmu. Maka, selalu lakukan yang terbaik dan menjadi yang terbaik.

 

Optimis

Yakin akan adanya peningkatan di setiap pengulangan akan membantu pencapaian target lebih cepat dan tidak membuatmu lelah untuk mengulang hal yang sama hanya karena kesalahan yang sama. Semangati teman di sampingmu jika dia mulai terlihat lelah dan selalu pasang wajah yang menunjukkan rasa optimis.

PERTEMUAN PERDANA 2017 MARCHING BAND SEBELAS MARET

STADION UNIVERSITAS SEBELAS MARET, 29 Agustus 2017, MB UNS menyelenggarakan kegiatan Pertemuan Perdana untuk para mahasiswa yang ingin menjadi bagian dari MB UNS. Acara diselenggarakan di Halaman Stadion UNS. Sekitar 250 orang pendaftar baru hadir dan mengikuti acara dengan antusias tinggi.

 

 

Pada kegiatan ini, mahasiswa baru diberikan perkenalan terhadap alat-alat dasar masing-masing section yang digunakan di marching band, serta ditunjukkan bagaimana drill dan display. MB UNS juga menampilkan satu penampilan yaitu Crazy Little Things Called Love.

 

Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada kami, semoga kami dapat lebih membanggakan almamater UNS tercinta. Terima kasih pula untuk semua anggota dan player yang sudah berkonstibusi dalam acara ini.

Do the Best, Be the Best, God Takes the Rest. UNS Jaya!!!

EXPO UNS 2017, ACTIVE DAN BERBUDAYA

EXPO UNS adalah agenda rutin yang setiap tahun diadakan oleh seluruh UKM yang ada di UNS. Untuk EXPO UNS tahun ini diselenggarakan selama 4 hari di Auditorium UNS.

Konsep MB UNS pada EXPO tahun ini hampir sama dengan tahun lalu. Tahun ini MB menampilkan penampilan sectional selama tiga hari dan full band di hari terakhir. Pada hari pertama, penampilan dari MB diisi oleh Brass. Brass dibantu dengan drumset menampilkan lagu Crazy Little Thing Called Love.

Kemudian di hari kedua penampilan diisi dari perkusi, yaitu dua penampilan dari Battery dan Pit Instruments.

Di hari ketiga, Color Guard menampilkan lagu Lady Gaga Born This Way yang di cover oleh Glee.

Di hari terakhir, MB menjadi penampilan penutup dari seluruh rangkaian EXPO UNS 2017. MB bermain secara full band menampilkan lagu Congratulations dan Crazy Little Thing Called Love.

Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada kami, semoga kami dapat lebih membanggakan almamater UNS tercinta. Terima kasih pula untuk semua anggota dan player yang sudah berkonstibusi dalam acara ini.

Do the Best, Be the Best, God Takes the Rest. UNS Jaya!!!

PKKMB 2017; UNS-KU, RAGAM BUDAYA, SATU INDONESIA

Pada tanggal 17 Agustus lalu, Universitas Sebelas Maret melaksanakan puncak dari kegiatan Program Kenal Kampus Mahasiswa Baru atau PKKMB 2017 di Stadion UNS. Pada hari itu, UNS memecahkan dua rekor MURI yaitu Penulisan Buku Antalogi Resolusi Hidup dengan Penulis Terbanyak yang melibatkan 7750 Mahasiswa Baru dan Konfigurasi Gambar Terbanyak bertemakan Pariwisata dan Persatuan Indonesia dengan Mahasiswa Terbanyak (41,89 detik, 11 formasi) diikuti 7520 orang.

Di acara PKKMB kali ini, terdapat satu rangkaian acara yang baru yaitu Parade UKM. Di Parade UKM ini terdapat kurang lebih 20 UKM yang mengikuti kegiatan ini. Marching Band menjadi peserta terakhir di parade karena Marching Band mengiringi beberapa UKM sembari memainkan lagu Congratulations. Parade ini hanya diikuti oleh player musik karena player cg bersiap untuk melakukan penampilan.

 

Setelah Parade UKM, MB UNS diberikan waktu 10 menit untuk menggelar pagelaran dan menghibur mahasiswa baru. Dalam pagelaran kali ini, MB UNS menampilkan setengah paket WGI Color Guard Contest, setengah paket WGI Winds, dan satu penampilan Full Band.

Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada kami, semoga kami dapat lebih membanggakan almamater UNS tercinta. Terima kasih pula untuk semua anggota dan player yang sudah berkonstibusi dalam acara ini.

Do the Best, Be the Best, God Takes the Rest. UNS Jaya!!!

Setelah Tahu 3 Hal Ini, Apa Kamu Masih Mau Ngeremehin Anak Marching Band?

Apa sih yang terlintas di benak kalian saat mendengar kata Marching Band? Pasti sebagian dari kalian akan menjawab, “Marching Band? Oh, Drum Band ya.. ya.. ya.. tahu lah tahu.” Sebelum memasuki kehidupan anak-anak Marching Band, baiknya kita cari tahu dulu dimana letak perbedaan Marching Band dan Drum Band.

Kebanyakan orang salah mengartikan dan tidak tahu dimana letak perbedaan Marching Band dan Drum Band, padahal dari nama saja keduanya sudah berbeda. Marching Band yang dalam bahasa Indonesia bernama Orkes Barisan adalah sekelompok barisan orang yang memainkan satu atau beberapa lagu dengan menggunakan sejumlah kombinasi alat musik (tiup, perkusi, dan sejumlah instrumen pit) secara bersama-sama disertai dengan gerakan yang dinamis. Sedangkan Drum Band adalah suatu kelompok orkes barisan musik yang lebih banyak memainkan perkusi atau alat musik pukul seperti snare drum, tenor drum, bass drum, toms, bellyra, dan cymball.

Setelah tahu letak perbedaan keduanya, mari kita cari tahu bagaimana sih sebenarnya kehidupan anak-anak Marching Band yang kebanyakan orang bilang ‘cupu’ karena hampir setiap hari dan hingga larut malam mereka masih saja latihan Marching Band. Walaupun terkagum-kagum dengan penampilan spektakuler yang memadukan aspek musik, baris-berbaris, serta tari-tarian ternyata masih banyak yang tidak mengerti dimana letak ‘keindahan’ Marching Band.

Lika-liku kehidupan yang penuh dengan cucuran keringat sekaligus kebanggaan ini mungkin hanya dimengerti anak-anak Marching Band. Banyak yang tidak tahu sebenarnya menjadi anak Marching Band justru memberikanmu banyak pelajaran dan mengajarimu cara agar tetap bisa survive dalam hidup. Untuk kalian yang masih sering ngeremehin anak Marching Band, semoga tiga hal di bawah ini bisa merubah pikiranmu tentang anak Marching Band.

Mudah Beradaptasi

Anak MB seringkali dipaksa untuk berteman dengan keadaan. Terik matahari dan hujan badai pun dapat dilalui anak MB dengan mudah. Latihan di manapun tidak pernah jadi masalah. Apalagi kalau sedang camp, tidur dengan alas apapun rasanya tidur mereka akan tetap nyenyak. Bahkan sebagian besar dari mereka yang biasa sakit-sakitan, setelah ikut MB kekuatan fisiknya semakin kokoh dan jadi tidak mudah sakit.

Punya Fisik dan Mental yang Tahan Banting

Seringkali dimarah-marahi pelatih bahkan tidak jarang dengan kata-kata kasar yang cukup membuat mental turun dan membuat rendah diri. Tetapi itu tidak lantas menjadi beban mental hari-hari ke depan, justru omelan-omelan pelatih membuat anak-anak MB semakin giat berlatih agar permainan dan penampilan mereka sampai di tingkat sempurna. Selain itu, anak-anak MB juga punya fisik yang bisa dibilang ‘juara’. Gimana enggak? Dari pagi sampai pagi lagi kerjaannya di lapangan terus latihan, latihan, latihan bahkan terik matahari yang sungguh menyengat dilawan tanpa peduli kulit menghitam!

Berloyalitas Tinggi

Anak-anak MB dikenal sebagai orang-orang yang sangat loyal dengan unit MB nya. Bagaimana tidak? Sudah terkena panas, hujan badai, diteriaki pelatih, beratnya latihan fisik, susahnya meniup, memukul, ataupun melakukan gerakan, hingga seringkali dipaksa untuk begadang demi latihan, tetapi masih saja mereka menjalankan itu. Semua ini demi penampilan terbaik pagelaran MB, mereka tidak mudah mundur, akan selalu berjuang. Marching forever lah!