1st Place Marching Percussion BMBC Bandung

Solopos.com, SOLO — Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Marching Band (MB) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo menjadi juara kedua dalam kontes perkusi internasional lewat ajang Bandung Marching Band Competition (BMBC2013, yang digelar di Aula Gymnastium Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Sabtu (28/9/2013).

Mengusung tema Jawa Maba Hunasa, kearifan lokal budaya Jawa ditampilkan kelompok yang terdiri dari 24 orang ini. Tema tersebut menggambarkan tradisi kebudayaan Jawa yang masih lekat dengan budaya gotong-royong, sopan santun, saling menghormati, dan menerapkan tata krama dalam bermasyarakat.

Berangkat dari khasanah lokal yang dekat dengan keseharian, kelompok musik ini mewujudkan ide penggarapan musiknya dalam lima komposisi yang terdiri dari Adicara BukaKaping Pisan,Kaping KalihKaping Tiga, dan Pungkasan.

Instrumen untuk menghasilkan musik melodis yang digunakan dalam pementasan ini antara lainmarimbavibraphonebellxylophonexylorimba, kendang Jawa, gong, keyboard, dan bas. Sementara instrumen yang digunakan untuk menghasilkan musik ritmis antara lain snare drum,bass drummulti toms, dan simbal.

Ketua UKM Marching Band UNS, Dio Surya Bramadya, mengatakan masing-masing komposisi musik yang ditampilkan dalam pementasan ini menggambarkan keragaman budaya Jawa.

“Pada Adicara Buka dan Pungkasan, kami akan menampilkan musik yang menggambarkan kelembutan sekaligus ketegasan budaya Jawa. Kelembutannya melalui alat musik melodis, ketegasannya akan disuarakan lewat hentakan alat musik ritmis,” terang Dio ketika berbincang dengan Espos, Minggu (29/9).

Sementara komposisi musik yang lain menampilkan tembang dolanan dan musik pengiring upacara adat Jawa.

“Untuk move Kaping Pisan, kami menampilkan musik yang biasanya digunakan untuk upacaraJalan Lampah. Dalam move Kaping Kalih, kami menyajikan tembang-tembang dolanan seperti Gundul-gundul Pacul, Gambang Suling, dll. Sedangkan dalam Kaping Tiga, kami membawa iringan musik riang yang biasanya dipakai untuk tradisi gotong royong di desa-desa,” katanya.

Pelatih UKM Marching Band UNS, Hendri Cahya Wibowo, mengatakan Marching Band UNS bersaing bersama kontesan asal Thailand, Bandung, dan Jakarta.

“Persiapan kami sejak Juli lalu terbayar. Tema yang ditampilkan dalam kategori perkusi ini cukup beragam. Ada yang menampilkan lagu latar games Plant Vs Zombie hingga film Once Upon A Time. Hanya kelompok kami yang mengusung tema lokal. Juara pertama dari Thailand. Kami meraih juara kedua secara internasional dan juara pertama secara nasional,” ujar Hendri.

Lewat kemenangan ketiga yang diraih kelompok musik ini, lanjutnya, UKM Marching Band UNS bakal mantap menjajal kompetisi marching band ke negara tetangga. “Setelah mendapatkan nomor satu di tingkat nasional, kami akan menjajal kompetisi di negara tetangga,” pungkasnya.

Sebelumnya UKM Marching Band UNS pernah meraih juara III melalui kompetisi marching bandBMBC 2011 dalam kategori Brass Ensamble Contest dan Colour Guard Contest.

Related posts:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *