All about Pit Instrument

Pada penampilan marching band, jenis instrumen ini bersifat statis, pemainnya tidak ikut dalam barisan seperti kelompok instrumen lainnya, jadi memainkannya di bagian depan lapangan yang digunakan dalam penampilan (front ensemble).

Taukah kamu ? Ternyata ada banyak sekali jenis alat di section pit instrument lho. .
Ragam jenis instrumen yang digunakan marching band umumnya lebih bervariatif dibandingkan drum band. Beberapa kelompok marching band bahkan kadang-kadang merakit sendiri instrumen pit untuk menghasilkan suara-suara unik dalam musik yang dimainkan.
Jenis-jenis instrumen pit yang umumnya digunakan pada penampilan marching band antara lain :

Xylophone >> lempengnya dari kayu

xylophone

Vibraphone >> lempengnya dari logam

VIBRAPHONE+YAMAHA+KYV+2700

Marimba

marimba
Bells

bells

Timpani

timpani

Chimes

chimes

Crotales

crotales

Glockenspiel

gloken

 

Maracas

maracas

Tambourim

 

tamborim1

Drum Set

pearl

 

Bar Chimes

 bar chimes

Concert Bass Drum

1107344_17592_popup

 

Cymbal Stand

cymbal stand

Temple Block

 4570

Kendhang

lendang

 

Bamboo Rain

bambu rain

 

Chinese Gong

 cina gong

 

Dalam dunia front ensemble / pit instrumen ada 3 macam jenis Mallet yang menyesuaikan pula dengan instrumen yang dimainkan, yaitu :

 

 Unwrapped Mallet

Unwrapped Mallet

Merupakan jenis mallet yang tidak terbingkus/langsung. Mallet ini biasanya digunakan pada xylophone dan glockenspiel (marching bells). Kepalanya terbuat dari kuningan, karet, nylon, akrilik, kayu, dll.

Wrapped Mallet

wrapped

Biasanya sering digunakan pada Marimba, Vibraphone, cymbal stand, dan jenis instrument pit lainnyadengan bilah sensitive. Kepalanya terbuat dari kelon, karet, nylon, akrilik, dan bahan lain lalu dibungkus dg benang, kain, atau lateks

Felt Mallet

felt

Merupakan jenis mallet yang kepalanya dibungkus dengan semacam kain flannel, tebal kain flannel yang digulungkan  pada kepala mallet akan berpengaruh pada power dan proyeksi suara yang dihasilkan. Biasanya digunakan pada Timpani dan Concert Bass Drum.

 

Berikut tips merawat mallet agar tetap awet :

  • HINDARI MEMEGANG LANGSUNG, kepala mallet menggunakan tangan. Lebih-lebih kondisi tangan yang berkeringat, akan membuat basah kepala mallet, yang akhirnya membuat benang lilitan cepat menyusut dan putus.
  • SIMPAN MALLET pada ruangan yang terhindar dari hawa lembab.
  • Tempat Penyimpanan (Tas Mallet) harus dalam mempunyai RUANG YANG CUKUP sehingga Mallet terhindar dari tekanan pada bagian kepala.
  • BERSIHKAN SELALU gagang mallet setelah selesai digunakan (disarankan dilap menggunakan kain flannell). Hal ini untuk meminimalkan kondisi lembab pada gagang yang akhirnya bisa menyebabkan gagang lekas patah.
  • GUNAKAN mallet sesuai dengan spesfikasi instrument. Menggunakan mallet marimba pada instrument bells, merupakan contoh yang buruk.

Dan.. . berikut ini tips merawat alat-alat pit instrument :

  • Usahakan udara di ruang penyimpanan tidak terlalu lembab dan tidak terlalu panas  (simpan pada suhu kamar kamar)
  • Setelah pemakaian alat bersihkan dengan kain lembut
  • Hindari benda tajam dan Korek api/API rokok, dan air
  • Selalu berhati-hati saat memindahkan alat dan tempatkan pada posisi datar
  • Usahakan untuk tidak menyentuh bilah pit secara langsung dengan tangan
  • Selalu mengecek kondisi alat (roda, bilah, tali, tabung, dan rangka)