Official Trailer for the movie “12 Menit Untuk Selamanya”

This is a story about struggle. Struggle for self-defeating. For the sake of a very simple aspiration : to realize 12 minutes that they will remember forever. A marching band in Bontang is struggling to become a champion of a major event : the Grand Prix Marching Band. Repeatedly failed to become champion, a new coach named Rene eventually lead that Marching Band. Rene – a woman coach with strong character – forced them to practice very hard during 12 months after 12 minutes in Grand Prix Marching Band. Tara, Elaine, and Lahang are members of this Marching Band. Three different children. Three different backgrounds and characters. And also three different problems. Tara has a pretty traumatic past which keeps haunting her. Meanwhile, Elaine and Lahang have to face conflicts with their own fathers. Their conflicts increased just before leaving for Jakarta. All three have strong enough reasons to stop struggling and not going to GPMB. So what will Rene, Tara, Elaine, and Lahang do? Could they beat themselves? Could they realize the 12 minutes ?

 

[youtube=https://www.youtube.com/watch?v=–YAU0-zaGU]

1st Place Marching Percussion BMBC Bandung

Solopos.com, SOLO — Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Marching Band (MB) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo menjadi juara kedua dalam kontes perkusi internasional lewat ajang Bandung Marching Band Competition (BMBC2013, yang digelar di Aula Gymnastium Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Sabtu (28/9/2013).

Mengusung tema Jawa Maba Hunasa, kearifan lokal budaya Jawa ditampilkan kelompok yang terdiri dari 24 orang ini. Tema tersebut menggambarkan tradisi kebudayaan Jawa yang masih lekat dengan budaya gotong-royong, sopan santun, saling menghormati, dan menerapkan tata krama dalam bermasyarakat.

Berangkat dari khasanah lokal yang dekat dengan keseharian, kelompok musik ini mewujudkan ide penggarapan musiknya dalam lima komposisi yang terdiri dari Adicara BukaKaping Pisan,Kaping KalihKaping Tiga, dan Pungkasan.

Instrumen untuk menghasilkan musik melodis yang digunakan dalam pementasan ini antara lainmarimbavibraphonebellxylophonexylorimba, kendang Jawa, gong, keyboard, dan bas. Sementara instrumen yang digunakan untuk menghasilkan musik ritmis antara lain snare drum,bass drummulti toms, dan simbal.

Ketua UKM Marching Band UNS, Dio Surya Bramadya, mengatakan masing-masing komposisi musik yang ditampilkan dalam pementasan ini menggambarkan keragaman budaya Jawa.

“Pada Adicara Buka dan Pungkasan, kami akan menampilkan musik yang menggambarkan kelembutan sekaligus ketegasan budaya Jawa. Kelembutannya melalui alat musik melodis, ketegasannya akan disuarakan lewat hentakan alat musik ritmis,” terang Dio ketika berbincang dengan Espos, Minggu (29/9).

Sementara komposisi musik yang lain menampilkan tembang dolanan dan musik pengiring upacara adat Jawa.

“Untuk move Kaping Pisan, kami menampilkan musik yang biasanya digunakan untuk upacaraJalan Lampah. Dalam move Kaping Kalih, kami menyajikan tembang-tembang dolanan seperti Gundul-gundul Pacul, Gambang Suling, dll. Sedangkan dalam Kaping Tiga, kami membawa iringan musik riang yang biasanya dipakai untuk tradisi gotong royong di desa-desa,” katanya.

Pelatih UKM Marching Band UNS, Hendri Cahya Wibowo, mengatakan Marching Band UNS bersaing bersama kontesan asal Thailand, Bandung, dan Jakarta.

“Persiapan kami sejak Juli lalu terbayar. Tema yang ditampilkan dalam kategori perkusi ini cukup beragam. Ada yang menampilkan lagu latar games Plant Vs Zombie hingga film Once Upon A Time. Hanya kelompok kami yang mengusung tema lokal. Juara pertama dari Thailand. Kami meraih juara kedua secara internasional dan juara pertama secara nasional,” ujar Hendri.

Lewat kemenangan ketiga yang diraih kelompok musik ini, lanjutnya, UKM Marching Band UNS bakal mantap menjajal kompetisi marching band ke negara tetangga. “Setelah mendapatkan nomor satu di tingkat nasional, kami akan menjajal kompetisi di negara tetangga,” pungkasnya.

Sebelumnya UKM Marching Band UNS pernah meraih juara III melalui kompetisi marching bandBMBC 2011 dalam kategori Brass Ensamble Contest dan Colour Guard Contest.

Konser Pamit Marching Band Sebelas Maret Surakarta

Konser Pamit
Marching Band Sebelas Maret Surakarta come back to
Bandung Marching Band Championship (BMBC) IV 2013 – GPMB Series

Selasa, 24 September 2013
Pukul 19.00 WIB
di Halaman Kantor Pusat (Rektorat) UNS

Ayo berikan dukungan untuk teman-teman kita!!
so, DON’T MISS IT!!!

JAWA MaBaHuNaSa
Manunggaling Raga, Manunggaling Jiwa, Manunggaling Kersa
UNS JAYA!!!!

Collaboration Of Art (COA)

COA adalah singkatan dari collaboration of art. Coa adalah perpaduan dari 3

ukm yang ada di UNS yaitu UKM MB UNS, UKM BKKT dan UKM VE. Ketiga

UKM tersebut mengadakan collaboration dalam rangka menjalin silaturahmi antar

UKM tersebut sekaligus sebagai rangkaian dari acara dies natalis UNS. COA ini

setiap tahun di adakan di auditorium UNS karena harus berada di lingkungan

kampus.

Tahun ini COA diadakan jumat, 3 mei 2013 yang bertempat di auditorium

UNS. Tema dari kolaborasi tahun ini adalah horor komedi yang berjudul

OPERASI kepanjangan dari opera kolaborasi. Operasi ini disutradai oleh mas

Gendut seperti tahun kemarin. Kerja keras panitia dan pemain dalam operasi ini

pun tak sia-sia karena opera ini tergolong sukses karena penontonnya melebihi

kuota yang disediakan di audit. Banyak penonton yang terpaksa berdiri karena

kehabisan tempat duduk.

UKM yang terlibat saling berkolaborasi tanpa menghilangkan ciri khas dari

masing- masing UKM tersebut. Di awal acara mereka memperkenalkan UKM

masing-masing dilanjut dengan kolaborasi yang meriah. Kolaborasi ini

mendapatkan banyak tawa dan tepuk tangan yang meriah dari penonton coa baik

dari kalangan mahasiswa maupun pejabat UNS.

JOGJA MARCHING DAY

JOGJA MARCHING DAY

JMD yang merupakan singkatan dari jogja marching day. Kegiatan ini merupakan agenda

tahunan dari unit- unit marching band yang berada di jogja. Kegiatan ini di agendakan untuk

mempererat tali silaturahmi antar unit marching band. Dengan latber antar unit dan diakhiri

dengan konservis yang disaksikan oleh publik sebagai puncak dari acara JMD itu sendiri.

Pada tahun 2013 ini, JMD dilaksanakan di kampus ISI JOGJA pada tanggal 27 -28 april

2013. Peserta yang mengikuti JMD tahun ini adalah unit dari sejogja sendiri antara lain unit dari

UGM, UNY, ISI JOGJA, UPN, ATMAJAYA, UII, UMY dll dan ada juga unit lain diluar jogja

antara lain unit dari UNS, UMS, UNSOED, UNPAD, SG, dll.

Pada hari pertama yaitu pada tanggal 27 april 2013 semua unit dikumpulkan menjadi

satu dan mulai latber per section untuk materi yang akan mereka tampilkan pada tanggal 28 april

2013. MB UNS tentukan tidak kalah semangat dengan unit-unit yang lain. Meskipun panas,

capek bukan masalah bagi tim MB UNS. Semua itu telah terhapus karena kebersamaan antar

team dan tentunya pengalaman yang tidak mungkin dapat terlupakan. Hasil kerja keras mereka

terbayar di acara puncak yaitu di tanggal 28 april 2013 jam 4 sore sampai jam 06.00 di depan

rektorat kampus ISI JOGJA. Hanya dengan latber 2 hari tetapi unit-unit yang ikut dalam JMD ini

tetapi dengan tekat kuat mereka telah menghasilkan suatu karya yang cetar membahana badai.

Tidak mengecewakan walaupun hanya dengan waktu yang singkat.