Pre Event Solo Batik Carnival 7

Yayasan Solo Batik Carnival (SBC) bekerjasama dengan The Park Mall menggelar Pre Event Solo Batik Carnival 7 yang bertema “Wonderful Majestic Treasure”. Acara ini dimaksudkan untuk mengajak masyarakat supaya lebih mengenal karya dan kreativitas para peserta SBC dari tahun ke tahun. Pre-event ini diselenggarakan pada Rabu, 14 April 2014 pukul 17.00 WIB hingga 21.00 WIB di Atrium Broadway The Park Mall, Solo Baru.

Dalam event ini, Marching Band Sebelas Maret Surakarta turut memeriahkan dengan tampil secara parade pada saat acara tour de mall, yakni peserta dan peraga SBC diiringi dengan MB UNS berjalan melakukan arak-arakan.

Selain itu, acara ini juga menghadirkan talkshow interaktif dengan narasumber yang berkecimpung di kesenian batik dan menyuguhkan pula kegiatan face painting ala Batik Carnival serta display kain batik yang dipajang di area Atrium Broadway The Park Mall, Solo Baru.

Marching On The Street

MOTS – Marching On The Street MB UNS 2014

MOTS

MOTS atau Marching On The Street merupakan acara yang diselenggarakan MB UNS dalam rangka memperingati HUT MB UNS ke – 26 dan merupakan serangkaian acara Dies Natalis UNS ke – 38.

Jika pada tahun-tahun sebelumnya MB UNS dalam menyelenggarakan acara HUT diadakan secara indoor yaitu dengan tema Bluedynamic Music Explossion (BME),  namun kali ini, MB UNS yang berulang tahun pada 11 Maret lalu, mencoba memberikan suasana yang berbeda yaitu dengan menggelar perayaan HUT MB UNS secara outdoor dengan tema Marching On The Street.

MOTS ini diselenggarakan pada hari Minggu, 16 Maret 2014 pukul 07.00-08.30 WIB yang bertepatan dengan Car Free Day bertempat di depan THR Sriwedari, Jalan Slamet Riyadi, Solo. Pagelaran marching band yang dilangsungkan secara terbuka ini bertujuan untuk mengenalkan marching band kepada masyarakat luas, khususnya Marching Band Sebelas Maret Surakarta. Selama ini, masyarakat  umum biasanya mengenal marching band dalam format parade seperti dalam pawai atau karnaval, dan format display di lapangan, namun dalam acara MOTS ini, MB UNS memberikan harmonisasi musik dalam satu panggung.

Pada perayaan ulang tahun kali ini dihadiri oleh Bapak Tunjung selaku Pembina MB UNS, Purnabakti, rekan-rekan dari perwakilan unit UKM UNS, rekan-rekan unit marching band dari CDB dan UGM, dan tentunya masyarakat kota Solo dan sekitarnya.

penampilan full team

Acara MOTS ini menyajikan penampilan dalam berbagai format. Opening band concert dari section Brass, Perkusi, dan CG yang membawakan lagu Bendera memberikan nuansa pagi menjadi lebih semangat. Kemudian dilanjutkan penampilan dari tiap section yang diawali dengan Brass Ensemble yang membawakan lagu Karena Cinta. Kemudian section Perkusi, yang menampilkan Skank Percussion Chair dan Battery on the Stage. Setelah itu ada Color Guard show yang diiringi lagu Meraih Mimpi dari Gita Gutawa. Penampilan selanjutnya yaitu Pit show dengan lagu Turkish March dan Angry Birds yang membawakan suasana ceria, dan yang terakhir menampilkan Big Band dengan membawakan lagu Can’t Take My Eyes Off You dan Crazy Little Thing Called Love. Big Band ini merupakan kolaborasi antara Brass Ensemble dengan alat musik elektronik seperti gitar, bass, dan drum set. Kemudian pada akhir acara ditutup dengan acara tiup lilin serta pemotongan kue sebagai lambang bertambahnya usia MB UNS ini.

 tiup lilin

Semoga dengan perayaan ulang tahun yang ke-26 ini, Marching Band UNS akan semakin jaya dan tentunya lebih dekat dengan masyarakat luas khususnya di kota Solo.

Materi Pemanasan Battery Percussion

Paket Pemanasan Battery

8-8-16—–> download
Pemanasan ini merupakan pemanasan paling dasar dan umum dari segala pemanasan-pemanasan yang ada. diwajibkan kepada para pemain agar dapat menguasai pemanasan ini hingga pada level speed yang terakhir (untuk pemula minimal 5 hari dapat dikuasai, tentunya dengan memerhatikan grip tangannya ya).
TUJUAN
Untuk merenggangkan pergelangan dan otot-otot sekitar lengan hingga jari, kelingking. Selain itu pada pemanasan ini disertakan bantuan tempo dengan birama 1/4 pada tiap-tiap beat agar para pemain dapat mendengarkan dan merasakan perubahan tempo serta menguasai tempo dengan mark time/beating dalam hati.
PERHATIAN
Pemanasan ini sangat dasar dan wajib. Diharapkan pemain dapat mengusainya dengan sangat baik hingga level terakhir dengan tempo dan kesamaan suara yang tepat.
DIDDLE/ ROLL AnB——>download
Pemanasan ini merupakan dasar utama dari pembentukan pola pukulan rolls dengan teknik pukulan double stroke (contoh pemanasan tingkat lanjut menggunakan teknik double stroke dapat didengar langsung pada pemanasan diddle combo, building rolls, dan tripolet), penguasan pemanasan ini hingga pada level akhir sangat diwajibkan, dikarenakan banyaknya pemakaian teknik pukulan double stroke akan digunakan dalam materi-materi lagu baik yang berpola sederhana maupun yang sangat kompleks dengan tempo cepat.
TUJUAN
Pemanasan ini sangat penting untuk melatih kesamaan, kekuatan dan ketepatan suara pada tiap pukulan baik pada not pertama dan not keduanya pada tiap-tiap pukulan , selain itu tempo yang dipakai pada permulaan yang sangat lambat dapat membantu pemain agar dapat berkosentrasi pada tiap-tiap pukulan hingga pada level terakhir agar tetap (sekali lagi) sama, kuat dan tepat kedua suaranya PERHATIAN
Untuk pemanasan DIDDLE/ROLL AnB diharapkan dikuasai terlebih dahulu baru diperbolehkan untuk beranjak pada pemanasan-pemanasan tingkat lanjut yang menggunakan teknik double stroke seperti pemanasan diddle combo, building rolls, dan tripolet
MISSION IMPOSSIBLE AKSEN———->download
Pemanasan ini merupakan pemanasan dasar untuk melatih pukulan aksen besar dan aksen kecil, pembedaan aksen besar dan kecil adalah berkisar 30-25 cm untuk aksen besar dan 10-5 cm untuk aksen kecil dan selalu konsisten.
TUJUAN
Pemain diharapkan dapat membedakan dan menerapkan dengan baik pembedaan tiap-tiap aksen dengan benar dan suara tidak menjadi ambigu atau aneh dikarenakan adanya suara perantara antar aksen besar dan aksen kecil, pada pemanasan ini dapat melatih pemain dalam proses pengontrolan tangan dengan sangat baik
PERHATIAN
Pemanasan ini sepintas sangat sederhana, tetapi dalam penerapannya mungkin diperlukan ketelitian suara, tenaga (power) pukulan dan ketinggian stik yang sempurna untuk menghasilkan suara yang brilian, mohon agar ketiga aspek tersebut diperhatikan dalam tiap-tiap perulangan pada pemanasan ini.
DENNIS COMBO———–>download
Pemanasan ini merupakan pemanasan pembentukan pola pukulan sixtool , yaitu pukulan dengan 6 pukulan dengan doublehand (kedua tangan) dalam satu ketuk.
TUJUAN
Pemanasan ini akan membentuk kecepatan tangan dalam periode yang kecil, meluweskan pergelangan tangan dan mengatur tempo dan irama tangan seta membantu meningkatkan skill pengontrolan pukulan tangan
PERHATIAN
Diharapkan pemain sangat memfokuskan pemanasan ini pada pola pukulan sixtool-nya agar pemain dapat mencapai persamaan suara dan ketepatan yang sempurna.
DIDDLE/ROLLS COMBO————->download
Pemanasan ini merupakan pemanasan dasar tingkat lanjut memakai teknik pukulan double stroke untuk menghasilkan pola pukulan rolls/diddle dengan doublehand (kedua tangan), yang dimana pada perulangan kedua pukulan pertama diddle/rolls diawali dengan aksen besar (anda tidak usah mengikuti aksennya, hal tersebut hanya untuk membantu timing saudara untuk memulai rollsnya saja) dengan pola pukulan (menjadi seperti) 1/16.
TUJUAN
Pemanasan ini dapat mempelancar pembentukan suara yang tepat dan ketepatan tempo dalam melakukan diddle rolls dalam bermain musik, dengan power dan tekanan stik yang sama pada tiap-tiap pukulannya (apabila dilakukan dengan cara memukul double stroke dgn benar) dapat menciptakan pukulan double stroke yang sangat baik ( seperti suara rentetan tembakan senjata mesin).
PERHATIAN
Pemain diharapkan dapat menguasai teknik tersebut hingga pada level akhir agar dapat mempermudah dalam penguasaan materi berteknikan pola-pola pukulan diddle/rolls.
BUILDING ROLLS———–>download
hampir sama dengan pemanasan diddle/rolls combo, Pemanasan ini dapat membantu pemain dalam pengkonsentrasian lebih pada tiap-tiap pukulan diddle/rolls.
TUJUAN
Pemanasan ini bertujuan untuk membangun pola pukulan rolls/diddle dengan baik. Pada pola birama perulangan pertama pemain diajak berkonsentrasi padapukulan double stroke not pertama dengan tangan kanan, pada perulangan birama kedua oleh not kedua dengan tangan kiri, perulangan birama ketiga pada not 1 dan 2 dengan tangan kanan dan kiri, pada perulangan birama keempat pada not 2 dan 3 oleh tangan kiri dan kanan dan yang diakhiri dengan diddle/rolls satu birama penuh pada perulangan birama terakhir.
PERHATIAN
Perhatikan tiap-tiap pola sebelum pola terakhir (tiap perulangan berganti-ganti pola), diharapkan pemain dapat melakukannya dengan baik agar pola tersebut dapat dikuasai, biasanya pola terakhir (pola diddle rolls satu birama), akan terdengar lebih kacau atau lebih lambat dan tidak bertenaga bila pola sebelumnya belum dapat dikuasai dengan benar.
TRIPOLET————>download
Pemasan ini merupakan pemanasan tingkat lanjut yang merupakan penggabungan dari beberapa teknik, yaitu diddle, aksen diddle, tempo birama 1/8 dengan teknik pukulan single dan double stroke dan pukulan tripolet.
TUJUAN
Pemain agar dapat menguasai dengan detail tiap-tiap pukulan pemanasan ini dengan bermain bersih dan rapi agar mempermudah dalam bermain musik yang bermaterikan pemanasan ini, selain itu pemanasan ini dapat melatih otak dalam berpikir selagi bermain musik atau pemanasan.
PERHATIAN
Pemanasan ini sedikit rumit, tetapi penguasan dari pemanasan ini sangat berarti bagi pemain perkusi selagi dalam bermain musik, selain melatih control tangan, pemanasan ini sangat melatih otak dalam berkonsentrasi, diharapkan pemain memperhatikan tiap-tap pukulannya dengan detai dan baik.

Merawat Alat Brass

Untuk merawat alat tiup seperti trumpet, barithone, trombhone dan sebagainya yang penting alat tiup cara perawatanya adalah sebai berikut :
Sebaiknya, trumpet (seluruh jenisn alat tiup) dibersihkan secara berkala setiap beberapa bulan. Bahan kimia, garam dan enzim dari nafas dan air liur lambat laun akan bertambah di dalam alat, yang efeknya akan mengurangi kualitas bunyi dan mengganggu aliran udara lewat alat.
Untuk membersihkan alat – alat tersebut, langkah-lngkah yang sebaiknya dilakukan adalah :
  1.  Alirkan air suam-suam kuku (tidak panas, ini bisa merusakkan cat penutup pernis trumpet), air tersebut dimasukkan kedalam trumpet dengan sedikit campuran sabun tangan di air tadi.
  2. Bongkar trumpet dengan hati-hati, keluarkan semua klep dan slide, dan dengan lembut seka minyak atau oli dengan sehelai kain mulus yang halus. Tempatkan sehelai handuk dan letakkan trumpet untuk berendam selama sesekitar setengah jam. Masing-masing klep sebaiknya dinomori. (pada trumpet tertentu, setiap valve telah diberi nomor dari pabriknya)
  3. Jika ada, gunakan alat pembersih khusus untuk alat tiup (sikat membersihkan yang dibuat dari pipa potong fleksibel dengan sikat di masing-masing ujungnya), masukkan alat tersebut pada lubang alat utama (yang paling besar) sampai jarak terakhir yang bisa dicapai. gosok dan lakukan didalam air tadi.
  4. Berikutnya, gunakan sehelai kain untuk membersihkan lubang di klep dan tempat klep. bersihkan dengan menggunakan air dan diamkan/diangin-anginkan. valve/klep ini harus benar-benar kering, karena, oli/minyak tidak bergabung dengan air dan klep/slide membutuhkan minyak.
  5. Betelah alat sudah kering, oleskan minyak klep ke masing-masing klep, dan juga ke pembungkus klep, begitu juga pada slide. Jangan lupa untuk membersihkan kelebihan minyak di klep dan slide.
  6. Terakhir, alirkan air ke mouthpiece dan gunakan sikat untuk membersihkannya.
HAL-HAL PENTING YANG HARUS DI INGAT
  • Jangan pakai pembersih kasar yang mungkin merusak trumpet
  • Jangan pakai air panas selain itu jangan lupa memberikan minyak pada klep trumpet paling tidak sekali seminggu
1. Melepas Komponen Alat Musik ( Disassembly )
  •  Lepaskan slide no. 1 dengan cara menekan valve no.1 kemudian tarik slide sampai lepas dari outside slide. Begitu juga dengan slide no. 2 dan No. 3
  • Lepaskan Tuning Slide dengan cara menarik keluar sampai lepas dari outside tuning slide
  • Lepaskan valve No. 1 dengan cara melepas cap top button terlebih dahulu dan kemudian tarik valve sampai lepas dari valve casing. Begitu juga untuk valve no. 2 dan no. 3
  • Lepas cap bottom no. 1 , No, 2, dan no. 3
Setelah proses melepas komponen ( disassembly ) selesai, proses selanjutnya adalah :
  •  Bersihkan bagian – bagian yang telah dilepas dengan menggunakan polishing cloth
  • Bersihkan bagian dalam body , casing, mouthpipe dan outside slide dengan menggunakan polishing gauze dan cleaning rod valve.
  • Bersihkan bagian dalam mouthpiece dengan menggunakan muthpiece brush
  • Untuk perawatan berkala per 6 bulan, setelah proses disassembly, body dan semua komponen direndam dalam air panas yang dicampur dengan Brass Soap selama 1 jam
  • Setelah direndam selama 1 jam , bersihkan bagian dalam body, slide , casing dan mouthpiece dengan flexible cleaner . keringkan body dan bagian komponen sebelum dirakit ( assembly ).
2. Merakit ( Assembly )
 Setelah selesai proses membersihkan , kemudian pasang kembali seluruh komponen sebagai berikut :
  •  Pasang valve no. 1 , no. 2 dan n. 3 dengan memberi valve oil terlebih dahulu kemudian pasang cap bottom.
  • Pasang slide no. 1 , no. 2 dan no. 3 ke outside slide dengan memberi slide greese terlebih dahulu.
  • Untuk memasang slide harus diingat untuk menkan valve seperti pada waktu melepas slide.
  • Selanjutnya memasang tuning slide dengan memberi tuning slide oil atau slide greese terlebih dahulu.
  • Setelah selesai proses assembly, bersihkan alat musik marching anda dengan menggunakan polishing cloth yang sudah diberi silver polish atau lacquer polish.

Official Trailer for the movie “12 Menit Untuk Selamanya”

This is a story about struggle. Struggle for self-defeating. For the sake of a very simple aspiration : to realize 12 minutes that they will remember forever. A marching band in Bontang is struggling to become a champion of a major event : the Grand Prix Marching Band. Repeatedly failed to become champion, a new coach named Rene eventually lead that Marching Band. Rene – a woman coach with strong character – forced them to practice very hard during 12 months after 12 minutes in Grand Prix Marching Band. Tara, Elaine, and Lahang are members of this Marching Band. Three different children. Three different backgrounds and characters. And also three different problems. Tara has a pretty traumatic past which keeps haunting her. Meanwhile, Elaine and Lahang have to face conflicts with their own fathers. Their conflicts increased just before leaving for Jakarta. All three have strong enough reasons to stop struggling and not going to GPMB. So what will Rene, Tara, Elaine, and Lahang do? Could they beat themselves? Could they realize the 12 minutes ?

 

[youtube=https://www.youtube.com/watch?v=–YAU0-zaGU]