1st Place Marching Percussion BMBC Bandung

Solopos.com, SOLO — Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Marching Band (MB) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo menjadi juara kedua dalam kontes perkusi internasional lewat ajang Bandung Marching Band Competition (BMBC2013, yang digelar di Aula Gymnastium Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Sabtu (28/9/2013).

Mengusung tema Jawa Maba Hunasa, kearifan lokal budaya Jawa ditampilkan kelompok yang terdiri dari 24 orang ini. Tema tersebut menggambarkan tradisi kebudayaan Jawa yang masih lekat dengan budaya gotong-royong, sopan santun, saling menghormati, dan menerapkan tata krama dalam bermasyarakat.

Berangkat dari khasanah lokal yang dekat dengan keseharian, kelompok musik ini mewujudkan ide penggarapan musiknya dalam lima komposisi yang terdiri dari Adicara BukaKaping Pisan,Kaping KalihKaping Tiga, dan Pungkasan.

Instrumen untuk menghasilkan musik melodis yang digunakan dalam pementasan ini antara lainmarimbavibraphonebellxylophonexylorimba, kendang Jawa, gong, keyboard, dan bas. Sementara instrumen yang digunakan untuk menghasilkan musik ritmis antara lain snare drum,bass drummulti toms, dan simbal.

Ketua UKM Marching Band UNS, Dio Surya Bramadya, mengatakan masing-masing komposisi musik yang ditampilkan dalam pementasan ini menggambarkan keragaman budaya Jawa.

“Pada Adicara Buka dan Pungkasan, kami akan menampilkan musik yang menggambarkan kelembutan sekaligus ketegasan budaya Jawa. Kelembutannya melalui alat musik melodis, ketegasannya akan disuarakan lewat hentakan alat musik ritmis,” terang Dio ketika berbincang dengan Espos, Minggu (29/9).

Sementara komposisi musik yang lain menampilkan tembang dolanan dan musik pengiring upacara adat Jawa.

“Untuk move Kaping Pisan, kami menampilkan musik yang biasanya digunakan untuk upacaraJalan Lampah. Dalam move Kaping Kalih, kami menyajikan tembang-tembang dolanan seperti Gundul-gundul Pacul, Gambang Suling, dll. Sedangkan dalam Kaping Tiga, kami membawa iringan musik riang yang biasanya dipakai untuk tradisi gotong royong di desa-desa,” katanya.

Pelatih UKM Marching Band UNS, Hendri Cahya Wibowo, mengatakan Marching Band UNS bersaing bersama kontesan asal Thailand, Bandung, dan Jakarta.

“Persiapan kami sejak Juli lalu terbayar. Tema yang ditampilkan dalam kategori perkusi ini cukup beragam. Ada yang menampilkan lagu latar games Plant Vs Zombie hingga film Once Upon A Time. Hanya kelompok kami yang mengusung tema lokal. Juara pertama dari Thailand. Kami meraih juara kedua secara internasional dan juara pertama secara nasional,” ujar Hendri.

Lewat kemenangan ketiga yang diraih kelompok musik ini, lanjutnya, UKM Marching Band UNS bakal mantap menjajal kompetisi marching band ke negara tetangga. “Setelah mendapatkan nomor satu di tingkat nasional, kami akan menjajal kompetisi di negara tetangga,” pungkasnya.

Sebelumnya UKM Marching Band UNS pernah meraih juara III melalui kompetisi marching bandBMBC 2011 dalam kategori Brass Ensamble Contest dan Colour Guard Contest.

Konser Pamit Marching Band Sebelas Maret Surakarta

Konser Pamit
Marching Band Sebelas Maret Surakarta come back to
Bandung Marching Band Championship (BMBC) IV 2013 – GPMB Series

Selasa, 24 September 2013
Pukul 19.00 WIB
di Halaman Kantor Pusat (Rektorat) UNS

Ayo berikan dukungan untuk teman-teman kita!!
so, DON’T MISS IT!!!

JAWA MaBaHuNaSa
Manunggaling Raga, Manunggaling Jiwa, Manunggaling Kersa
UNS JAYA!!!!

Parade Pati

Marching Band Sebelas Maret Surakarta menjadi bintang tamu dalam rangka ulang tahun pesantren yang ke 64. Ulang tahun tersebut diselenggarakan tanggal 8 september  2013 pukul 12.30 sampai selesai di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum, Guyangan-Trangkil kabupaten Pati Jawa Tengah. Pada acara ini MB UNS melakukan parade, parade tersebut termasuk dalam serangkaian acara ulang tahun pesantren yang ke 64.

Kirab tersebut di isi oleh santri-santri pesantren dan 15 Marching Band tingkat SMA, dan mengundang MB UNS sebagai bintang tamu utamanya.MB UNS berkeliling kampung sepanjang 9km, startnya dimulai depan pesantren dan finishnya juga dideppan pesantren.

MB UNS disambut dengan meriah oleh penonton dan juga santri dalam pondok tersebut. Tidak sia-sia MB UNS datang jauh-jauh dari Solo, dan terbayarkan sudah segala kelelahan dengan rasa puas yang terpancarkan dari penonton.

DO THE BEST BE THE BEST GOD TAKE THE REST

UNS JAYAAAA

SEMUA TENTANG MARCHING BAND

Ada yang bilang, cikal bakal marching band adalah dari kelompok drum band yang dibuat dengan tujuan mengumpulkan masa. Tapi lama kelamaan fungsi drum band bergeser kearah menghibur karena aspek musikalitasnya yang menonjol, dari sinilah marching band muncul.

Band militer yang isinya cowok-cowok semua dengan tujuan mengatur langkah pasukan biar rapih dalam barisan, ternyata jadi awal terbentuknya marching band. Marching band berkembang setelah perang dunia ke 2, dimana para veteran perang membuat corps musik memainkan lagu-lagu mars nostalgia PD 2 sambil berparade keliling kota diacara-acara perayaan.

Cukup simple mendeskripsikan marching band. Sebut saja suatu grup yang terdiri dari sejumlah orang yang memainkan alat-alat musik sambil melakukan banyak gerakan (umumnya baris berbaris) dan punya para pendukung (diluar pemain musik) seperti pembawa bendera atau penari.

Drum band atau drum and buggles corps tidak sama dengan marching band. Perbedaannya adalah dalam segi komposisi musik.marching band sangat mementingkan segi kualitas musikalitasnya, lebih dari segi baris berbaris. Sedang kan drumband lebih cenderung memilih mars sebagai komposisi lagu dibandingkan kualitas musik dan baris-berbaris.

Elemen lain yang membedakan drumband dan marching band, komposisi alat musiknya. Marching band mempunyai komposisi alat tiup lengkap dari logam dan kayu. Sedangkan alat tiup drumband hanya berupa trompet, mellophone dan trombhone sisanya memakai pianika atau recorder.

Fifes dan drum merupakan alat wajib dalam marching band milik tentara amerika serikat selama periode perang revolusi.pada perang sipil, drum and buggles (trompet) yang harus ada. Sedang kan pada perang dunia 1 dan 2 dominan dengan alat musik tiup dan perkusi. Kalau di KANADA atau SCHOTLANDIA baktive alat musik tradisional schotlandia wajib ada.

Grand Prix Marching Band (GPMB) merupakan kejuaraan rutin bergengsi milik para insan yang terjun di dunia marching band Indonesia. Kejuaraan ini yang diadakan secara nasional dan biasa digelar pada akhir tahun dan diikuti oleh hampir seluruh unit marching band yang ada di Indonesia.

Hamengkubuwono marching band champion ship di Yogyakarta juga merupakan salah satu ajang kompetisi marching band bergengsi di Indonesia. Konon, piala yang diperebutkan sifatnya sakral dan khusus dari Sri Sultan Hamengkubuwono sendiri. Piala dilapisi emas, perak, dan perunggu. Merupkan lambang mahkota kerajaan Ngayogyakarta.

Instrumen dalam marchingband sangat membantu latihan baris berbaris dalam militer. Melalui hentakan alat musik, tentara yang ribuan sekalipun bisa diatur dibawah satu komando, secara serempak, teratur dan tidak saling injak satu sama lain.

Jika instrument marching band tidak ada biasanya para tentara menggunakan kata kata untuk mengatur langkah pasukan sebagai gantinya. Tapi cara demikian mempunyai kelemahan karena hanya bersandar pada suara manusia. Sedangkan kalau pake drum atau alat musik lain, lebih efektif karena volume beat dari alat musik bisa menjangkau secara luas.

PEMBAGIAN DIVISI YANG ADA DIDALAM MARHING BAND/ DRUM CORPS

1. DIVISI PERCUSSION BATTREY

  • Snare drum
  • Quint Tom
  • Bass drum
  • Hand Cymbal

2. DIVISI PIT INSTRUMENT (PERCUSSION IN TONE)

  • Marching bells
  • Xylophone
  • Vibraphone
  • Marimba
  • Timpani
  • Chimes
  • Orchestra Cymbal
  • Grand Casa
  • Asesoris lainnya

3. DIVISI BRASS

  • Trumpet
  • Flugel horn
  • Melophone/Frenc Horn
  • Baritone
  • Euphonium
  • Tuba Contra tuba

4. COLOUR GUARD

  • Bendera/Flag standart
  • Big Flag
  • Flag Angel
  • Rifel/senapan
  • Sabre/pedang
  • Air Blade

 

JENIS-JENIS PENGELOMPOKKAN ALAT MARCHING BAND

Instrumen yang digunakan dalam penampilan marching band umumnya dapat dikelompokkan pada beberapa kategori menurut jenis dan cara memainkan alat marching band. Pengelompokkan alat marching ini secara tidak langsung pula mempengaruhi struktur organisasional kepelatihan yang umumnya dispesifikasikan menurut kategori-kategori alat drum band tersebut, masing-masing kategori alat band memiliki pelatih tersendiri. Selain kepelatihan, pengelompokkan alat drum ini umumnya berpengaruh pula pada perilaku sosial para pemain marching drum band yang terlibat dengan menciptakan kelas-kelas social drum band non-formal yang membentuk kebanggaan kelompok.

Instrumen musik tiup
Pada mulanya ragam instrumen musik tiup yang digunakan dalam marching band identik dengan yang digunakan drum band. Namun pada perkembangannya, beberapa jenis instrumen musik tiup seperti cornet, clarinet, flugelhorn, saksofon (termasuk di dalamnya sofrano, alto, dan tenor), trombone, sousaphone, dan flute yang jamak digunakan alat drum band sudah ditinggalkan. Umumnya instrumen musik tiup yang digunakan dalam permainan marching drum band menggunakan nada dasar B? atau F. Jenis instrumen itu antara lain terompet, french horn, mellophone, tenor horn, baritone, euphonium, contra bass / tuba.

Instrumen musik perkusi
Instrumen musik perkusi dalam kelompok ini merupakan jenis instrumen bergerak yang dibawa oleh pemain dan dimainkan dalam barisan seperti halnya instrumen musik tiup. Seksi yang memainkan instrumen musik perkusi sambil berjalan disebut juga sebagai drumline atau battery. Ragam instrumen musik perkusi yang digunakan alat marching umumnya lebih sedikit dari yang digunakan pada permainan alat marching band. Contoh instrumen ini antara lain snare drum, drum tenor / quint, drum bass, simbal.

Instrumen pit (statis)
Instrumen pit pada dasarnya merupakan instrumen musik perkusi yang bernada. Pada penampilan alat band umumnya jenis instrumen ini bersifat statis, pemainnya tidak ikut dalam barisan seperti kelompok instrumen lainnya melainkan memainkannya di bagian depan lapangan yang digunakan dalam penampilan. Ragam jenis instrumen yang digunakan alat drum band umumnya lebih bervariatif dibandingkan drum band. Beberapa grup marching band bahkan terkadang merakit sendiri instrumen pit untuk menghasilkan suara-suara unik dalam musik yang dimainkan. Jenis instrumen ini antara lain xylophone, vibraphone, marimba, simbal, gong Cina, timpani, drum bass konser, tubular bell.

 1. Instrumen Musik Perkusi
Instrumen musik perkusi marching band atau disebut sebagai Marching percussion merupakan instrumen-instrumen musik perkusi yang didisain untuk dimainkan sambil berjalan dengan meletakkan drum pada alat pengait khusus (disebut dengan carrier) yang dikenakan oleh drummer. Drum-drum tersebut didisain dan disetem dengan artikulasi maksimum dan dilengkapi proyeksi suara karena aktivitas penggunaan yang umumnya di lapangan terbuka ataupun ruang tertutup yang luas. Instrumen ini biasanya digunakan oleh grup marching band. Ensembel marching percussion sering pula disebut sebagai drumline atau battery. Tingkat kemampuan sebuah drumline tidak hanya bermain dengan baik, namun juga harus mampu untuk bermain dengan baik dalam tempo cepat ataupun lambat.

  • Snare drum


Ukuran marching snare drum biasanya lebih dalam dari ukuran yang biasanya digunakan pada orkestra atau drumkit. Hal ini membuat suara yang dihasilkan menjadi lebih keras, sesuai dengan kebutuhannya untuk penggunaan di lapangan terbuka. Ukuran standar (diameter x kedalaman) adalah 13×11 dan 14×12 inci dengan berat antara 16-45 lb. Ukuran yang lebih kecil (13×9) akhir-akhir ini menjadi populer digunakan untuk kebutuhan penggunaan di lapangan tertutup. Snare drum “high tension” modern dikembangkan sebagai jawaban atas tensi membran yang lebih tinggi yang dimungkinkan karena pemanfaatan serat fiber, atau kevlar. Drum tensi tinggi pertama kali dikembangkan oleh Legato di Australia, dan menjadi lebih sempurna saat mulai digunakan pada marching band.

  • Drum tenor


Marching band modern umumnya menggunakan multi-tenor, yang terdiri atas beberapa tom-tom yang dimainkan oleh seorang drummer. Bagian bawah drum biasanya terbuka dan dipotong menyiku untuk memproyeksikan suara ke arah depan. membran head menggunakan double-ply PET film untuk meningkatkan kualitas proyeksi suara. Alat ini umumnya dimainkan dengan menggunakan malet yang terbuat dari kayu atau aluminimum dengan ujung berbentuk bundar terbuat dari nilon. Teknik permainan tenor drum umumnya berbeda dengan teknik yang digunakan untuk bermain snare drum, lebih mirip seperti bermain timpani karena membran dipukul biasanya lebih dekat pada sisi-sisinya dibandingkan bagian di tengah membran. Bentuk pukulan seperti ini menghasilkan suara yang lebih nyaring. Drum tenor umumnya terdiri dari tom-tom berukuran 10, 12,13, dan 14 inci yang diatur membentuk busar, seringkali dengan tambahan satu atau dua buah tom yang lebih kecil (berukuran 6 atau 8 inci) di sisi sebelah dalam.

  • Drum bass


Ukuran drum bass yang digunakan pada ensembel perkusi modern bervariasi, dengan lebar universal 14 inci, dan diameter 14 inci dan bertambah setiap 2 inci. Membran drum biasanya terbuat dari PET film lembut berwarna putih. Tidak seperti snare drum dan drum tenor, drum bass dimainkan oleh drummer dari kedua sisinya. Umumnya sebuah drum line menggunakan 4 hingga 6 jenis drum bass dengan ukuran yang berbeda-beda, tiap satu drum bass dimainkan oleh seorang drummer

  • Simbal


Simbal dalam marching band tidak dimainkan dengan tujuan yang sama seperti orkestra. Ada perubahan pada grip simbal yang dibuat khusus untuk kebutuhan marching band. Simbal marching band biasanya terdiri atas dua keping yang terpasang pada ke dua tangan pemainnya. Untuk memainkan simbal marching band kedua kepingan itu diadu satu dengan lainnya sehingga menghasilkan suara. Jumlah pemain simbal tiap-tiap grup marching band bisa berbeda-beda sesuai dengan kebutuhannya.

. Instrumen PIT (Percussion In Tone)
Instrumen pit pada dasarnya merupakan instrumen musik perkusi yang bernada. Pada penampilan orkes barisan, jenis instrumen ini bersifat statis, pemainnya tidak ikut dalam barisan seperti kelompok instrumen lainnya melainkan memainkannya di bagian depan lapangan yang digunakan dalam penampilan. Ragam jenis instrumen yang digunakan orkes barisan umumnya lebih bervariatif dibandingkan drum band (orkes barisan terdahulu). Beberapa grup orkes barisan bahkan kadang-kadang merakit sendiri instrumen pit untuk menghasilkan suara-suara unik dalam musik yang dimainkan. Jenis-jenis instrumen pit yang umumnya digunakan pada penampilan orkes barisan antara lain:

  • Xylophone
  • Vibraphone
  • Marimba
  • Gong cina
  • Timpani
  • Drum bass konser
  • Tubular bell

nstrumen Bendera/Colour Guard Instrumen bendera tidak digunakan untuk bermain musik, melainkan dimanfaatkan oleh pemainnya sebagai alat bantu aksi tarian untuk menghasilkan efek-efek visual tertentu yang mendukung penampilan. Pada praktiknya, pemain instrumen ini tidak selalu menggunakan bendera sebagai aksesori, namun bisa menggunakan peralatan-peralatan lain seperti senapan kayu, selendang, panji-panji, atau bahkan sapu, tergantung pada koreografinya untuk mendukung penampilan secara keseluruhan. Namun biasanya instrumen dasar yang digunakan adalah bendera dan senapan kayu. Bentuk berndera dan aksesori nya pun bisa berbeda beda pada tiap penampilan sebuah band tersebut, karena agar menyesuaikan dengan paket pembawaan dari band tersebut. Beberapa contoh properti pada section ini adalah:


Instrumen Musik Tiup Instrumen musik tiup marching band atau lebih dikenal dengan Marching brass merupakan instrumen-instrumen musik tiup logam yang telah didisain untuk dimainkan sambil berjalan, umumnya instrumen musik tersebut digunakan dalam penampilan marching band. Perbedaan utama dengan instrumen musik tiup logam lainnya umumnya terdapat pada corong yang menghadap ke depan (bell-front), menggunakan sistem katup (antara tiga hingga empat katup), dan artikulasi yang dirancang untuk penampilan di lapangan terbuka (outdoor). Corong yang menghadap ke muka berfungsi untuk membuat suara yang dihasilkan dapat terproyeksi ke arah depan sesuai dengan posisi yang umumnya dipilih oleh penonton dalam sebuah pertunjukan marching band.

  • Terompet


Terompet dalam penampilan musik marching band digunakan sebagai soprano, umumnya memainkan melodi dalam musik. Meski demikian umumnya dalam aransemen musik marching band fungsionalitas soprano dibagi menjadi dua atau tiga kelompok untuk memainkan nada yang berbeda (biasanya mengisi rentang suara sopran, dan mezzo-sopran). Di Indonesia umumnya grup-grup marching band menggunakan terompet bernada dasar B♭, namun terdapat pula grup-grup marching band yang menggunakan terompet bernada dasar G.

  • Mellophone


Mellophone merupakan instrumen musik tiup yang ditujukan sebagai pengisi suara alto-soprano. Penggunaan mellophone dalam marching band umumnya lebih diminati karena suara dan intonasi yang dihasilkannya lebih konsisten dibandingkan instrumen musik sejenis seperti French Horn. Jenis mellphone yang paling banyak digunakan umumnya bernada dasar F, namun banyak pula ditemukan instrumen bernada dasar G. Biasanya sebuah instrumen mellophone memiliki kemampuan untuk dimainkan dengan nada dasar G ataupun F dengan mengganti panjang pipa udara yang umumnya tersedia sebagai bagian dalam kelengkapan instrumen tersebut.

  • Baritone Horn/Euphonium


Meskipun memiliki fungsi yang sama dengan instrumen yang digunakan dalam pertunjukan orkestra, bentuk baritone horn atau euphonium yang digunakan dalam penampilan marching band telah didisain secara khusus dengan corong menghadap ke muka dan umumnya telah dilengkapi dengan sistem tiga katup. Sesuai dengan namanya instrumen ini digunakan untuk mengisi suara dalam rentang nada baritone. Umumnya instrumen yang digunakan dalam penampilan marching band menggunakan nada dasar B♭.

  • Contra Bass/Tuba


Contra bass atau Tuba digunakan dalam penampilan musik marching band untuk mengisi suara dalam rentang nada bass. Perbedaan antara contra bass dan tuba terletak pada nada dasar yang digunakan pada instrumen tersebut. Jika nada dasar yang digunakan pada instrumen tersebut adalah G maka disebut dengan contra bass, sebaliknya bila menggunakan nada dasar B♭ maka dinamakan sebagai tuba. Seperti umumnya instrumen musik tiup logam yang digunakan dalam penampilan marching band, instrumen ini telah didisain pula untuk dimainkan sambil berjalan dengan corong menghadap ke depan. Namun berbeda dengan instrumen musik lainnya, karena ukurannya yang besar, untuk memainkan instrumen musik ini dilakukan dengan cara dipanggul.

 

sumber : http://duniamarchingband.blogspot.com/

Langgam Indonesia XXVI / 2013

Marching Band Universitas Udayana kembali mengadakan event Langgam Indonesia XXVI / 2013. Acara tersebut merupakan ajang perlombaan marching band / drum band / drum corps seluruh indonesia yg diikuti oleh peserta dari tingkat TK, SD, SMP, SMA, Universitas, dan tingkat umum. Dalam perlombaan ini, ada beberapa pembagian divisi yaitu, Divisi Utama, Divisi Satu, Divisi Satu TK, Divisi Utama TK dan termasuk juga perlombaan Playpass (Street Parade) yang dimana playpass merupakan satu kesatuan mata …lomba dengan display indoor pada Divisi Satu dan Divisi Utama. Pada kejuaraan ini juga diadakan berbagai kontes diantaranya : Wind/Brass And Pits Ensemble Contest, Colour Guard Contest , Percussion Contest, Individual Guard Contest dan Individual Percussion Contest.

Event tahunan Marching Band ini akan diselenggarakan di GOR Lila Bhuana, Denpasar pada tanggal 28-30 Juni 2013.
Tahun ini dari panitia telah banyak melakukan perubahan dalam hal aturan dan lomba untuk meningkatkan kualitas Langgam Indonesia sendiri. Setiap tahun kami melakukan perubahan dan perbaikan dari tahun sebelumnya agar kualitas yang ditawarkan pada Langgam Indonesia menjadi lebih baik lagi.

DAFTAR PESERTA LANGGAM INDONESIA XXVI 2013 YANG TELAH FIX UPDATE 14 JUNI 2013

• DIVISI UTAMA TK ( Display Indoor )
1. Aisyiyah Kids Percussion mb

• DIVISI SATU (Display Indoor)
1. Drum Band Swara Bintoeng
2. Marching band Balagana
3. Drum Band Gema Suara 01

• DIVISI UTAMA (Display Indoor)
1. Marching Band Gema Suara 17 Makassar
2. Corps Putri Darunnajah
3. Marching Band Gita Sakura

• DIVISI SATU (Playpass)
1. Drum Band Gema Suara 01
2. Marching Band Balagana
3. Drum Band SD Negeri 1 Ubud
4. Drum Band Swara Bintoeng

• DIVISI UTAMA (Playpass)
1.Corps Putri Darunnajah
2. Marching Band Gita Sakura
3. Marching Band Gema Suara 17 Makassar

• INDIVIDUAL PERCUSSION CONTEST
a. Individual Snare Drum
1. I Md Aditya Dananjaya
2. I Wayan Agus Sima Parimandana
3. I Komang Angga Bramandana
4. Dio Surya Bramadya

b. Individual Multitoms
1. I Wayan Agus Sima Parimandana

c. Bass Drum Ensemble
1. Jagoan Buzzbro
2. BTA
3. Katule Bronis

• PERCUSSION CONTEST
1. Marching Band Universitas Islam Indonesia
2. Delta Corps Symphony Sidoarjo

• INDIVIDUAL GUARD CONTEST
a. Divisi Junior
1. Tasya
2. Naifathya Langit Adifa

b. Divisi Senior
1. Yastrib Semme
2. Alwi Rian Efendi
3. Usan
4. Gina Nadia
5. Alfons Wimaga
6. Natas Umar
7. Shima Perwirasari
8. Emirsyah
9. Musdalipha
10. Randy Fiqi Ramadhan
11. Deris Bahageyamanta

• COLOUR GUARD CONTEST
a. Divisi Junior
1. Colour Guard TK Negeri Pembina 2 Purwokerto
b. Divisi Senior
1. Marching Band Locomotive
2. Delta Corps Symphony Sidoarjo
3. Drum Corps Universitas Haluoleo Sulawesi Tenggara
4. Colour Guard Gema Persada Al – Azhar 9

BIRU *Peserta dari Marching Band Sebelas Maret

sumber : http://www.langgamindonesia.org/