GPMB: Lebaran Anak Marching Band

Grand Prix Marching Band (GPMB) merupakan ajang kompetisi marching band tingkat nasional. Pada tahun 2019 ini GPMB telah memasuki tahun ke 35, sudah banyak sejarah band indonesia yang terukir diatas lantai display tersebut. Grand Prix Marching Band memiliki 5 kategori perlombaan yaitu ensemble music, cg scholastic, cg open, drum battle, dan display. Perlombaan yang dilaksanakan pada tanggal 28-29 desember 2019 ini mendapat antusiasme tinggi sehingga membuat kompetisi GPMB kali ini diikuti oleh banyak peserta dari berbagai unit marching band indonesia.

Pada kategori display terdapat 11 band sebagai peserta yaitu antara lain MB Gita Malvina (Tulungagung), MB Bhina Caraka (Jakarta), MB Derap Swara Sangkakala IAIN Tulungagung, Gita Swara Perkasa Drum Corps (Cibitung), Latansa Corps (Banten), MB Bhineka Bhakti Taruna (Bandung), MB Waditra Prima Sangatta, MB Bahana Swara Sangkakala (Kepanjen), MB Universitas Muhammadiyah Surakarta, MB Universitas Warmadewa, dan MB Universitas Sebelas Maret. Dalam perlombaan display, setiap band diberi waktu sekitar 15 menit untuk menampilkan paket yang sudah dipersiapkan sebaik mungkin. Setiap band memiliki kesempatan tampil sebanyak 2 kali yaitu pada babak preliminary dan babak final. Babak preliminary yang dilaksanakan di hari sabtu merupakan babak penentu peringkat yang mana akan menjadi urutan tampil di babak final hari minggunya.

Penilaian dari setiap penampilan GPMB dinilai dari beberapa aspek antara lain, Aspek musikal; meliputi harmonisasi, serta teknis permainan baik kelompok, ataupun perseorangan seperti Music Analysis Horn Line, Music Analysis Percussion Line, Solo Horn, Duet Horn, serta Solo Percussion. Lalu Aspek visual; meliputi koreografi, baris berbaris, busana, serta teknis permainan secara kelompok ataupun perseorangan seperti Marching and Maneuvering, Display and Showmanship, Color Guard. Selanjutnya Aspek kepemimpinan; umumnya meliputi kapasitas Field Commander memimpin sebuah pertunjukan. Lalu Aspek umum; meliputi faktor seni serta estetika dalam pertunjukan secara keseluruhan yaitu General Effect.

Dari hasil penilaian yang telah dilakukan oleh juri, berikut merupakan urutan peringkat GPMB XXXV dan nilai akhir yang diperoleh:

  1. Wadita Prima Sangatta (90,48)
  2. MB Universitas Sebelas Maret (88,78)
  3. Warmadewa (86,48)
  4. MB Universitas Muhammadiyah Surakarta (85,20)
  5. Bhina Caraka (84,70)
  6. Latansa Corps Banten (80,48)
  7. MB Gita Malvina (79,58)
  8. MB Bahana Swara Sangkakala (78,03)
  9. Bhineka Bhakti Taruna (72,85)
  10. MB Derap Swara Sangkakala (71,28)
  11. MB Gita Swara Perkasa (66,43)

GRAND PRIX MARCHING BAND XXXV

Grand Prix Marching Band atau lebih dikenal dengan singkatan GPMB merupakan ajang kompetisi marching band tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Yayasan GPMB di Indonesia. Kompetisi ini umumnya diselenggarakan setiap tahun sejak tahun 1982 dan diikuti oleh sejumlah kelompok marching band yang tersebar di wilayah Indonesia, memperebutkan piala Presiden, piala Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, piala Menteri Pemuda dan Olahraga, piala Menteri Pendidikan Nasional, dan piala Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

GPMB yang ke-35 dilaksanakan pada tanggal 28-29 Desember 2019 yang bertempat di Istora Senayan, Jakarta. Di tahun 2019 ini Marching Band Sebelas Maret membawakan tema “FARMER” dan berhasil membawakan beberapa penghargaan yaitu:

🏆Juara 2 Display

🏆Juara 3 Teknik Brass

🏆Juara 1 Teknik Pit Instrument

🏆Juara 3 Teknik Color Guard

🏆Juara 1 Ensemble Music

🏆Juara 3 Ensemble Visual

🏆Juara 2 Ensemble Color Guard

🏆Juara 2 Show Performance

PENTAS ANAK DIKSAR

Siapa yang belum tau apa itu Diksar? Untuk kalian yang belum tau, diksar adalah singkatan dari pendidikan dasar yang merupakan suatu rangkaian latihan khusus untuk calon anggota baru MB UNS. Diksar mulai dilaksanakan setelah open recruitmen dan pertemuan perdana. Tujuan diadakannya diksar adalah untuk memperkenalkan serta melatih calon anggota baru MB UNS sebelum memasuki latihan reguler. Masa pelaksanaan diksar dimulai dari diksar perdana dan berakhir pada suatu pementasan yang disebut Pentas Anak Diksar (PAD).

Pentas Anak Diksar merupakan checkpoint pertama bagi calon anggota baru MB UNS sebelum memasuki kegiatan lainnya, seluruh anak diksar wajib mengikuti pentas ini karena merupakan satu syarat menjadi anggota MB UNS. PAD biasanya dilaksanakan 4-6 bulan setelah diksar perdana dilakukan, yaitu pada sekitar bulan desember sampai maret. Pentas ini merupakan pentas terbuka yang bisa dikunjungi siapapun,  tidak perlu menggunakan tiket masuk dan tidak dipungut biaya.

Sebagai anak MB UNS, PAD merupakan momen spesial yang tidak terlupakan. Dalam proses menuju PAD banyak hal baru yang sebelumnya belum pernah dilakukan atau dirasakan, khususnya bagi anak-anak yang baru mengikuti Marching Band.  Di proses menuju PAD ini juga banyak bertemu dengan teman baru yang akan menjadi teman perjuangan di hari-hari kedepannya. Yang lebih spesialnya lagi seusai penampilan kita akan disematkan dan resmi menjadi anggota laskar MB UNS!:)

Pyware Aplikasi untuk Marching Band

Marching Band merupakan kombinasi dari permainan musik (tiup dan perkusi) serta aksi baris-berbaris hingga ber-display. Seorang pemain marching saat ber-display harus bermain musik atau ber-koreografi dan saat itu juga seorang pemain harus “move” atau bergerak mengikuti seiringan gerak dengan irama musik. Didalam Marching Band rancangan display adalah teknik pembuatan bentuk formasi dari bentuk satu menuju ke bentuk yang lain. Saat melakukan display pemain mempunyai tanggung jawab menjaga bentuk. Dalam rancangan display pemain dituntut untuk melakukan teknik berjalan yang baik, karena dengan teknik berjalan yang baik membuat pemain mudah menjalani rancangan display dari satu titik menuju titik berikutnya. Seorang pemain juga harus memahami konsep seperti jarak, lebar langkah, konfigurasi. Sebelum teknologi berkembang, penerapan konfigurasi display masih dilakukan secara manual. Sarana yang digunakan hanya berupa gambar tangan sebagai contoh rancangan layout, dikarenakanan belum diketahuinya aplikasi Pyware 3D Interactive yang sudah lama ada.

Aplikasi Pyware 3D Interactive adalah salah satu aplikasi berupa software atau perangkat lunak yang dapat dioperasikan pada sistem operasi komputer untuk membuat desain konfigurasi dalam penampilan unjuk gelar (display). Melihat banyak sekali pelatih Marching Band kesulitan dalam membuat rancangan layout antara lain: kesulitan menghitung antara jumlah pemain, ukuran lapangan, hitungan birama, dan jumlah langkah dalam rancangan konfigurasi sehingga memakan waktu yang cukup panjang. Untuk memudahkan para pelatih dalam membuat dan review formasinya maka penggunaan aplikasi Pyware memberikan solusi yang efisien dan efektif dalam perancangan layout display.

Penerapan penggunaan aplikasi Pyware 3D Interactive pada praktiknya lebih efesien untuk menata rancangan display. Adapun tahap penggunaan dalam penggunaan aplikasi Pyware 3D Interactive memiliki 3 tahapan yaitu 1) Starting aplikasi Pyware 3D Interactive, 2) Pengetahuan penggunaan fungsi tools dalam aplikasi Pyware, 3) Perancangan display dengan menggunakan aplikasi Pyware 3D Interactive. Selain aplikasi pyware itu sendiri, adapun aplikasi pembantunya dalam melihat atau membaca di andorid yaitu dengan aplikasi Viewer Pyware 3D. Tidak dapat dipungkiri aplikasi ini sangat membantu dalam perancangan dan pelasanaan display. Hal ini menunjukkan bahwa Marching Band zaman sekarang tidak lepas dengan yang namanya teknologi.

MB UNS di Opening Olimpus 2019

Jumat, 11 Oktober 2019 kemarin MB UNS telah turut memeriahkan salah satu dari rangkaian acara Olimpus, yaitu Opening Olimpus. Olimpus merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Universitas Sebelas Maret Surakarta , yang didalamnya mencakup kegiatan dari bidang keolahragaan, seni budaya, penalaran dan keilmiahan, sebelas maret award, komda, dan duta kampus. Acara Opening Olimpus berlangsung di Agrobudaya UNS yang dihadiri oleh petinggi-petinggi UNS serta mahasiswa UNS.

Acara ini berjalan dengan lancar. MB UNS tampi diakhir acara yang juga menjadi penutup cara Opening Olimpus ini. Terimakasih kepada semua pihak yang sudah membantu dalam berlangsungnya acara ini.

Do The Best,

Be The Best,

God Takes The Rest,

UNS Jaya!!