MB UNS di Kirab Budaya Nusantara Kadin 2018

Selasa 27 November 2018, Marchingband Sebelas Maret telah berpartisipasi meramaikan serangkaian acara Kirab Budaya Nusantara Kamar Dagang Indonesia (Kadin) 2018 di Surakarta.

Kirab dimulai pukul 15:00 WIB dari Jalan Slamet Riyadi ruas Stadion Sriwedari dan berakhir di Balai Kota Surakarta. Selain Marchingband, beberapa peserta lain juga turut berpartisipasi dalam acara ini.

 

Dengan adanya acara ini, di harapkan dapat menjadi momentum untuk memperkenalkan solo sebagai kota pariwisata dan juga memperkenalkan eksitensi Marchingband Sebelas Maret kepada masyarakat Kota Surakarta.

 

Terimakasih kepada player, pengurus, official dan pihak-pihak yang telah membantu berjalannya acara ini.

Mengenal Alat Tiup dalam Marchingband

Instrumen Musik Tiup Instrumen musik tiup marching band atau lebih dikenal dengan Marching brass merupakan instrumen-instrumen musik tiup logam yang telah didisain untuk dimainkan sambil berjalan, umumnya instrumen musik tersebut digunakan dalam penampilan marching band. Perbedaan utama dengan instrumen musik tiup logam lainnya umumnya terdapat pada corong yang menghadap ke depan (bell-front), menggunakan sistem katup (antara tiga hingga empat katup), dan artikulasi yang dirancang untuk penampilan di lapangan terbuka (outdoor). Corong yang menghadap ke muka berfungsi untuk membuat suara yang dihasilkan dapat terproyeksi ke arah depan sesuai dengan posisi yang umumnya dipilih oleh penonton dalam sebuah pertunjukan marching band.

Pada mulanya ragam instrumen musik tiup yang digunakan dalam marching band identik dengan yang digunakan drum band. Namun pada perkembangannya, beberapa jenis instrumen musik tiup seperti cornet, clarinet, flugelhorn, saksofon (termasuk di dalamnya sofrano, alto, dan tenor), trombone, sousaphone, dan flute yang jamak digunakan alat drum band sudah ditinggalkan. Umumnya instrumen musik tiup yang digunakan dalam permainan marching drum band menggunakan nada dasar B? atau F. Jenis instrumen itu antara lain terompet, french horn, mellophone, tenor horn, baritone, euphonium, contra bass / tuba.

Terompet

Terompet dalam penampilan musik marching band digunakan sebagai soprano, umumnya memainkan melodi dalam musik. Meski demikian umumnya dalam aransemen musik marching band fungsionalitas soprano dibagi menjadi dua atau tiga kelompok untuk memainkan nada yang berbeda (biasanya mengisi rentang suara sopran, dan mezzo-sopran). Di Indonesia umumnya grup-grup marching band menggunakan terompet bernada dasar B♭, namun terdapat pula grup-grup marching band yang menggunakan terompet bernada dasar G.

Mellophone

Mellophone merupakan instrumen musik tiup yang ditujukan sebagai pengisi suara alto-soprano. Penggunaan mellophone dalam marching band umumnya lebih diminati karena suara dan intonasi yang dihasilkannya lebih konsisten dibandingkan instrumen musik sejenis seperti French Horn. Jenis mellphone yang paling banyak digunakan umumnya bernada dasar F, namun banyak pula ditemukan instrumen bernada dasar G. Biasanya sebuah instrumen mellophone memiliki kemampuan untuk dimainkan dengan nada dasar G ataupun F dengan mengganti panjang pipa udara yang umumnya tersedia sebagai bagian dalam kelengkapan instrumen tersebut.

            Baritone/Euphonium

Meskipun memiliki fungsi yang sama dengan instrumen yang digunakan dalam pertunjukan orkestra, bentuk baritone horn atau euphonium yang digunakan dalam penampilan marching band telah didisain secara khusus dengan corong menghadap ke muka dan umumnya telah dilengkapi dengan sistem tiga katup. Sesuai dengan namanya instrumen ini digunakan untuk mengisi suara dalam rentang nada baritone. Umumnya instrumen yang digunakan dalam penampilan marching band menggunakan nada dasar B♭.

Contra Brass/Tuba

Contra bass atauTuba digunakan dalam penampilan musik marching band untuk mengisi suara dalam rentang nada bass. Perbedaan antara contra bass dan tuba terletak pada nada dasar yang digunakan pada instrumen tersebut. Jika nada dasar yang digunakan pada instrumen tersebut adalah G maka disebut dengan contra bass, sebaliknya bila menggunakan nada dasar B♭ maka dinamakan sebagai tuba.

Seperti umumnya instrumen musik tiup logam yang digunakan dalam penampilan marching band, instrumen ini telah didisain pula untuk dimainkan sambil berjalan dengan corong menghadap ke depan. Namun berbeda dengan instrumen musik lainnya, karena ukurannya yang besar, untuk memainkan instrumen musik ini dilakukan dengan cara dipanggul.

Nah itu tadi beberapa informasi mengenai alat tiup yang ada dalam marchingband, semoga dapat menambah wawasan temen-temen ya !

Sumber : marchingroup.blogspot.com/2015/05/pengelompokan-alat-alat-marching-band.html

Bluedynamic Music Explosion 2018

Untuk merayakan 30 tahun MB UNS, Pada Jum’at 2 November 2018 Marchingband Sebelas Maret telah sukses menggelar konser Bluedynamic Music Explosion (BME) 2018 di Auditorium Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Acara berlangsung meriah dihadiri sekitar 500 orang. Acara dimulai pukul 18:30 dengan penayangan video-video flashback konser-konser BME sebelumnya membuat para alumni MB UNS dapat bernostalgia mengenang masa lalu. Kemudian acara dilanjutkan sambutan-sambuat dari Tiffany Elinda selaku ketua panitia BME, Septiana Nisaa Adisetyawati selaku ketua MB UNS, dan Tundjung Wahadi Sutirto selaku pembina MB UNS.

Setelah sambutan, lalu dilanjutkan penampilan dari beberapa guest star yaitu Vibes selaku bintang tamu acara tersebut dan juga penampilan special performance dari Marching Band Citra Derap Bahana Universitas Negeri Yogyakarya (MB CDB UNY), Marcingband Muhammadiyah  Surakarta (MB UMS) dan Marchingband Institut Agama Islam Negeri Surakarta (MB IAIN) yang membuat acara semakin meriah.

Di penghujung acara, Marchingband Sebelas Maret menampilkan penampilan konser drama musikal yang berjudul Blue: You Only Live Once

 

 

 

 

 

 

Terimakasih kepada para anggota, panitia, dan pihak-pihak yang membantu berjalannya BME 2018 ini.

Semoga kedepannya Marching band Sebelas Maret Surakarta bisa terus semakin berkembang, dan dikenal masyarakat.

Do the Best, Be the Best, God Takes the Rest, UNS JAYA !

 

Pentingnya Tutor untuk Player Marching Band

Tutor merupakan kebutuhan yang harus dilakukan player Marchingband. Tutor juga perlu di dilakukan untuk meningkatkan skill agar dapat memainkan instrumen musik atau gerakan visual lebih baik lagi. Dengan tutor, skill kita dapat semakin bertambah, bahkan bisa mendahului player-player yang telah senior.

Biasanya tutor dilakukan di hari yang senggang, yaitu di luar latihan reguler. Dengan tutor, player juga dapat mereview kembali materi yang pernah di dapat sebelumnya, ataupun mengejar materi yang tertinggal.

Selain itu, tutor juga dapat dilakukan untuk mempelajari hal-hal yang belum pernah di dapatkan player di unit marchingband/drumban seperti mempelajari musik baru, gerakan visual baru melalui internet. Jadi selain meningkatkan skill juga menambah pengalaman yang berharga.

Jika kamu punya waktu luang, yuk gunakan waktu sebaik mungkin untuk hal yang bermanfaat, seperti tutor J

Jogja Marching Day

Jogja Marching Day atau biasa disebut JMD merupakan acara dimana unit-unit marching band se-Yogyakarta dan sekitarnya berkumpul untuk latihan bersama , tujuannya adalah untuk mempererat tali persaudaraan antar unit marching band.  JMD dilaksanakan dua hari. Selain latihan bersama, juga ada Coaching Clinic per section dan di akhir acara di tutup dengan penampilan lagu dari peserta Jogja Marching Day.

Jogja Marching Day pertama kali diadakan pada tahun 2006, peserta tetap JMD kala itu berjumlah 6 unit marchingband, yaitu Drum Coprs UMY, Marching Band UGM, Marching Band UII, Marching Band Atmajaya, Marching Band Citra Derap Bahana UNY, Marching Band UPN Yogyakarta. Sekarang menjadi 7 unit, tambahan dari unit Drum Coprs Saraswati ISI Yogyakarta.

Tiap tahun, Jogja Marching Day memiliki tema yang berbeda, sehingga membuat event JMD tiap tahun memiliki ciri khas tersendiri. Dan dari tahun ke tahun banyak unit Marching Band luar Yogyakarta yang bergabung dalam event ini, seprti MB UMS, MB UNS dan lainnya. Di tahun 2018 ini, lebih dari 400 orang dari berbagai unit Marching Band di Yogyakarta maupun di luar Yogyakarta berpartisipasi memeriahkan acara ini.